Arsip untuk Kategori 'Berita'

07
Mar
07

Polusi Asia Sebabkan Badai Pasifik

Chicago – Peningkatan polusi di Asia terutama Cina dan India, dituding telah merubah kondisi atmosfer di Pasifik utara. Akibatnya kerap muncul badai petir kuat di wilayah ini selama musim dingin.

Demikian hasil riset yang dirilis di AS. Pakar iklim AS mengatakan peningkatan drastis polusi Asia dalam beberapa puluh tahun terakhir memiliki kaitan erat dengan jumlah awan pekat yang berada dalam jalur badai Pasifik.

“Polusi ini secara langsung mempengaruhi cuaca kita,” ujar profesor dari Texas AM University Renyi Zhang seperti dilansir AFP, Rabu (7/3/2007).

Dalam pantauan satelit, awan badai sudah meningkat dari 20 persen pada 1994 menjadi 50 persen pada 2005. Kecenderungan ini membentuk pola yang diikuti jalur badai Pasifik.

Lanjutkan membaca ‘Polusi Asia Sebabkan Badai Pasifik’

04
Mar
07

Mahasiswa UPH ‘Pilih” Notebook-nya

uph.jpg

Enaknya juga jadi mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH). Sebuah notebook bermerek Toshiba atau Apple akan diterima begitu ia terdaftar sebagai mahasiswa kampus digital pertama di Indonesia tersebut.


Cuma berbeda dengan tahun sebelumnya, mulai tahun ajaran 2007/2000, mahasiswa boleh memilih antara Toshiba atau Apple. “Mahasiswa bisa memilih notebook Toshiba Satellite M100-EDU, atau MacBook 1,83GHz dari Mac,” kata Lely Sudjarwadinata (Direktur Marketing & Humas, UPH) dalam siaran persnya. Jika merasa spesifikasi Satellite masih kurang memadai, sang mahasiswa juga bisa melakukan upgrade ke Portege M400 sampai Portege M500 dengan menambah sedikit biaya.


Lanjutkan membaca ‘Mahasiswa UPH ‘Pilih” Notebook-nya’

03
Mar
07

Berita

Maret 2007

SOSIALISASI UU NO. 23 TAHUN 2004 DAN PP NO. 24 TAHUN 2006

Permasalahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) paling sering dialami oleh perempuan dan jumlahnya diperkirakan cukup besar, akan tetapi yang terungkap jauh lebih kecil. Hal ini disebabkan karena pada umumnya KDRT masih dianggap urusan pribadi, urusan internal keluarga yang tidak perlu diketahui orang lain dan bahkan memalukan bila diketahui orang lain. Undang-undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) mengubah paradigma masalah KDRT yang semula dianggap masalah di ranah pribadi, menjadi masalah publik dan masalah negara.

Dampak dari lahirnya Undang-Undang PKDRT ini kemudian membangun keberanian perempuan untuk mengemukakan masalah dan menuntut hak-hak mereka. Semakin banyaknya kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terungkap bukan semata-mata terjadi peningkatan kejadian kekerasan, akan tetapi merupakan bentuk keberanian perempuan menuntut hak-hak mereka, disamping kesadaran oleh kaum lelaki untuk memberikan perhatian dan pengakuan terhadap persamaan hak asasi manusia.

Lanjutkan membaca ‘Berita’